Pengertian Urban, Rural, Urban Sprawl Dll

Kawasan perkotaan (urban) adalah wilayah yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi.

Kawasan perkotaan yang besar dengan jumlah penduduk diatas satu juta orang dan berdekatan dengan kota satelit disebut sebagai metropolitan.

Pengelompokan kawasan perkotaan

Kawasan Perkotaan dibedakan atas:

  1. Kawasan Perkotaan yang berstatus administratif Daerah Kota;
  2. Kawasan Perkotaan yang merupakan bagian dari Daerah Kabupaten;
  3. Kawasan Perkotaan Baru yang merupakan hasil pembangunan yang mengubah Kawasan Perdesaan menjadi Kawasan Perkotaan;
  4. Kawasan Perkotaan yang mempunyai bagian dari dua atau lebih daerah yang berbatasan sebagai satu kesatuan sosial, ekonomi dan fisik perkotaan.

Kawasan perdesaan (rural) adalah wilayah yang mempunyai kegiatan utama pertanian, termasuk pengelolaan sumber daya alam dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman perdesaan, pelayanan jasa, pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi.

Ciri kawasan pedesaan

Desa, atau udik, menurut definisi universal, adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan (rural). Di Indonesia, istilah desa adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh Kepala Desa, sedangkan di Kutai Barat, Kalimantan Timur disebut Kepala Kampung atau Petinggi.

Sejak diberlakukannya otonomi daerah Istilah desa dapat disebut dengan nama lain, misalnya di Sumatera Barat disebut dengan istilah nagari, dan di Papua dan Kutai Barat, Kalimantan Timur disebut dengan istilah kampung. Begitu pula segala istilah dan institusi di desa dapat disebut dengan nama lain sesuai dengan karakteristik adat istiadat desa tersebut. Hal ini merupakan salah satu pengakuan dan penghormatan Pemerintah terhadap asal usul dan adat istiadat setempat.

Urban sprawl, also known as suburban sprawl, is a multifaceted concept, which includes the spreading outwards of a city and its suburbs to its outskirts to low-density and auto-dependent development on rural land, high segregation of uses (e.g. stores and residential), and various design features that encourage car dependency.[1] Urban sprawl results in:

  • High car dependence
  • Inadequate facilities, e.g.: cultural, emergency, health, and so forth
  • Low public support for sprawl
  • High per-person infrastructure costs
  • Inefficient street layouts
  • Inflated costs for public transportation
  • Lost time and productivity for commuting
  • High levels of racial and socioeconomic segregation
  • Low diversity of housing and business types
  • High rates of obesity
  • Less space for conservation and parks
  • High per-capita use of energy, land, and water

Notwithstanding these disadvantages, some government officials[who?] and private business employers contend that sprawl has certain advantages, such as more single family residences on larger lots, lower land prices, and higher profits for businesses due to the lack of laws limiting urban sprawl.[citation needed]

Discussions and debates about sprawl are often obfuscated by the ambiguity associated with the phrase. “The aim of creating sustainable and compact cities is inhibited by urban sprawl as development is uncontrolled.” (K.H Sebonego) For example, some commentators measure sprawl only with the average number of residential units per acre in a given area. But others associate it with decentralization (spread of population without a well-defined center), discontinuity (leapfrog development, as defined below), segregation of uses, etc.

Urban economists have entered the debate relatively recently. They tend to examine urban sprawl as the aggregate extent of urban land use or as the average urban land use density. It has been shown that urban sprawl can increase the aggregate urban land use and lower the average land use density while at the same time lowering average commuting travel times and increasing discretionary mobility.(See Curbing Excess Sprawl with Congestion Tolls and Urban Boundaries).

The term urban sprawl generally has negative connotations due to the health, environmental and cultural issues associated with the phrase.[2] Residents of sprawling neighborhoods tend to emit more pollution per person and suffer more traffic fatalities.[3][4] Sprawl is controversial, with supporters claiming that consumers prefer lower density neighborhoods and that sprawl does not necessarily increase traffic.

Kota merupakan kawasan pemukiman yang secara fisik ditunjukkan oleh kumpulan rumah-rumah yang mendominasi tata ruangnya dan memiliki berbagai fasilitas untuk mendukung kehidupan warganya secara mandiri.

Pengertian “kota” sebagaimana yang diterapkan di Indonesia mencakup pengertian “town” dan “city” dalam bahasa Inggris. Selain itu, terdapat pula kapitonimKota” yang merupakan satuan administrasi negara di bawah provinsi. Artikel ini membahas “kota” dalam pengertian umum (nama jenis, common name).

Kota dibedakan secara kontras dari desa ataupun kampung berdasarkan ukurannya, kepadatan penduduk, kepentingan, atau status hukum.[rujukan?] Desa atau kampung didominasi oleh lahan terbuka bukan pemukiman.

Desa, atau udik, menurut definisi universal, adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan (rural). Di Indonesia, istilah desa adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh Kepala Desa, sedangkan di Kutai Barat, Kalimantan Timur disebut Kepala Kampung atau Petinggi.

Sejak diberlakukannya otonomi daerah Istilah desa dapat disebut dengan nama lain, misalnya di Sumatera Barat disebut dengan istilah nagari, dan di Papua dan Kutai Barat, Kalimantan Timur disebut dengan istilah kampung. Begitu pula segala istilah dan institusi di desa dapat disebut dengan nama lain sesuai dengan karakteristik adat istiadat desa tersebut. Hal ini merupakan salah satu pengakuan dan penghormatan Pemerintah terhadap asal usul dan adat istiadat setempat

Suburb mostly refers to a residential area. They may be the residential areas of a city (such as in Australia), or separate residential communities within commuting distance of a city (such as in the United States and Canada). Some suburbs have a degree of political autonomy, and most have lower population density than inner city neighborhoods. Suburbs grew in the 19th and 20th century as a result of improved rail and later road transport and an increase Suburbs tend to proliferate around cities that have an abundance of adjacent flat land.[1] Any particular suburban area is referred to as a suburb, while suburban areas on the whole are referred to as the suburbs or suburbia, with the demonym being a suburbanite. Colloquial usage sometimes shortens the term to burb.

sumber : Wikipedia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s